Rabu, 30 Mei 2012

PCB control Universal AC

Cara pemasangan PCB control Universal AC


  1. Lepaskan PCB indoor yang rusak dan cabut socket socketnya
  2. Pasang Adaptor dan masukan socketnya pada PCB *AC 220 volt transformer* (1)
  3. masukan socket adaptor pada PCB, DC 12 volt (2)
  4. Pasang socket kabel power 220 volt yang menuju stopkontak pada PCB universal (Arus positif) yang akan masuk ke relay (3)
  5. Masukan kabel power 220 Volt (Arus negatif) pada PCB *power common* (5) seperti terlihat pada gambar diagram yang bergaris merah
  6. Hubungkan 2 buah kabel (4 dan 6) menuju terminal indoor (L dan N) yang akan di teruskan ke outdoor AC untuk menjalankan kompresor *garis biru* (6)
  7. potong PCB yang bergaris putus putus, dan tempelkan pada masing masing tempatnya * disitu terdapat lampu running, timer, on/off, receiver/sensor remote dsbnya (7)
  8. Pasang socket motor fan indoor (8)
  9. lanjutkan dengan pasang socket ke kapasitor fan (9)
  10. Pasang socket motor swing (10)
  11. Test Running tanpa outdoor
  12. Pastikan fungsi remote ac bekerja dengan baik seperti; termis, motor swing, speed motor fan

Catatan :
Pada beberapa merk ac penempatan socket kabel motor Swing posisi + ada yang sebelah kanan socket ada juga yang sebelah kiri socket, tinggal di sesuaikan pada PCB yang baru.

Sedangkan untuk motor Fan indoor berbeda-beda tidak sama urutannya, jadi sebelum kita melepas socket motor fan tandai dulu posisi kabel low, mid, dan high pada PCB yang lama/rusak, jika tidak sama tinggal kita sesuai kan saja dengan PCB yang baru. begitu juga dengan kapasitor fannya, karena bila hal ini salah dalam penempatanya maka motor fan tidak akan bekerja. Dengan catatan motor Fan yang di gunakan pengaturan kecepatannya dengan arus AC bukan DC. Sedangkan untuk motor Fan yang menggunakan pengaturan kecepatannya dengan arus DC juga bisa, biasanya ada dua socket dari motor fan, pasang socket yang berkabel besar dan sesuaikan posisi kabel ‘+’, kabel ‘-‘,  dan kabel kapasitor. Akan tetapi kecepatan putaran kipas tidak bisa di atur cepat dan pelannya putarannya.

Rabu, 23 Maret 2011

Apa kelebihan AC INVERTER



Apa yang terlintas ketika Anda memikirkan produk customer appliances yang menggunakan teknologi inverter?
Air conditioner mungkin adalah jawaban yang paling banyak dikemukakan.
Namun, teknologi inverter juga telah banyak digunakan secara luas di produk-produk lain, termasuk mesin cuci dan refrigerator.
Selain penggunaannya dalam produk customer appliances, teknologi inverter juga digunakan pada bermacam-macam produk yang menggunakan motor, seperti lift, robot, power steering listrik dan sepeda listrik. Selain itu, teknologi ini juga digunakan dalam produk non-motor seperti perangkat memasak elektromagnetik dan lampu neon. Berikut akan dibahas sedikit mengenai penggunaan teknologi inverter pada air conditioner.

Perbandingan Antara AC Inverter Dengan AC Tanpa Inverter
Air conditioner adalah salah satu peralatan rumah tangga yang paling banyak memakan listrik. Maka jika Anda memutuskan akan memasang air conditioner di rumah, sudah sewajarnya Anda akan memilih AC hemat listrik. Disinilah peran teknologi inverter dimanfaatkan. Untuk menjelaskannya, mari kita gunakan setting suhu sebagai contoh.


Jika di siang hari yang panas Anda memilih suhu 25° C pada AC tanpa inverter, air conditioner otomatis akan mati sendiri ketika suhu ruangan sudah dibawah 25° C, dan akan hidup lagi pada saat suhu naik diatas 25° C. Hal ini akan terus berulang dan akan menyebabkan banyak energi listrik (uang?) yang terbuang sia-sia. Selain itu gangguan oleh adanya suara air conditioner yang hidup dan mati berulang-ulang dapat dihindari. Pada AC inverter, dimungkinkan untuk menjaga ruangan pada suhu tertentu tanpa air conditioner harus hidup dan mati berulang-ulang.

Pada air conditioner, teknologi inverter terintegrasi di dalam unit outdoor. Compressor AC didalam unit outdoor mengubah tingkat kompresi refrigerant, maka dalam proses tersebut dimungkinkanlah pengaturan suhu. Pada kenyataanya, pengaturan ini diperoleh dari pengubahan kecepatan motor didalam compressor AC. Karena kecepatan motor dapat dikontrol dengan halus pada berbagai tingkat, inverter control memungkinkan air conditioner tidak hanya hemat listrik, namun juga mampu melakukan pengaturan suhu yang lebih baik. Fungsi kunci dari inverter ini terletak pada komponen yang disebut microcontroller.
Beberapa keuntungan yang Anda dapatkan pada AC inverter:

Waktu yang lebih cepat untuk mencapai suhu ruangan yang kita inginkan.

"Tarikan" pertama pada listrik 1/3 lebih rendah dibandingkan AC yang tidak menggunakan
teknologi inverter.

Lebih hemat energi dan uang karena teknologi ini menggunakan sumber daya yang 30%
lebih kecil dibandingkan AC biasa. Beberapa merk air conditioner bahkan mengklaim
dapat menghemat listrik hingga 60% dibanding AC tanpa inverter.

Dapat menghindari beban yang berlebihan pada saat AC dijalankan.

Fluktuasi temperatur hampir tidak terjadi (lihat gambar).

Minggu, 06 Juni 2010

Gangguan / kerusakan yang sering terjadi pada mesin pendingin AC

Gangguan / kerusakan yang sering terjadi pada mesin pendingin AC
Gangguan yang terjadi pada AC tidak lepas dari tiga hal, yaitu AC tidak dingin, mengeluarkan suara berisik atau terjadi kebocoran di perangkat indoor. Yang paling mengesalkan tentu jika AC tidak lagi mengembuskan udara dingin. Tapi suara bising yang keluar dari perangkat indoor juga cukup mengganggu kenyamanan tidur dan kebocoran air benar-benar merepotkan karena mengotori ruangan dan bisa merusak dinding ruangan.

Berikut beberapa faktor yang menimbulkan gangguan pada AC dan cara penanggulangannya.

1. AC tidak dingin.
Fungsi utama AC adalah untuk menyejukan ruangan, AC yang tidak dingin bisa disebabkan karena pengaturan suhu yang tidak benar. Pastikan angka pengaturan suhu pada remote sudah sesuai dengan kebutuhan. Setelah itu, pastikan filter atau sirip indoor AC tidak kotor karena kotoran dapat menghambat hembusan udara AC. Penyebab lainnya adalah freon AC habis atau terjadi kerusakan baik pada sistem kelistrikan AC maupun pada sistem pemipaannya seperti kebocoran kompressor, pipa, evaporator dan kondensor

2. Suara berisik.
Indoor AC yang berisik dapat terjadi karena penempatan dudukan indoor yang kurang baik, ada bagian body AC yang bergetar atau terjadi kerusakan pada bagian indoor. Berhati-hatilah saat ingin membetulkan dudukan indoor. Bila Anda tidak yakin dengan kemampuan sendiri dalam mengatasi masalah ini, segera hubungi ahli perbaikan AC.

3. Kebocoran indoor.
Indoor unit kadang mengeluarkan tetesan air atau ’berkeringat’. Tapi bila sampai terjadi kebocoran, berarti ada yang kurang beres dengan AC Anda. Hal ini bisa disebabkan karena AC kotor sehingga mengganggu saluran pembuangan air. Penyebab lainnya adalah karena posisi indoor yang tidak rata atau posisi saluran pembuangan air kurang baik. Bila semuanya sudah diperiksa tapi kebocoran tetap ada, berarti terjadi kerusakan pada saluran penampungan air.

Rutin Dibersihkan
Tidak sedikit dari gangguan-gangguan AC di atas yang disebabkan oleh kotoran. Ingat, AC bekerja dengan cara menyedot dan menyaring udara luar untuk menghasilkan udara sejuk AC ke seluruh ruangan. Konsekuensinya adalah terjadi timbunan kotoran pada komponen AC yang berasal dari udara luar. Bila tidak sering dibersihkan, timbunan kotoran tadi akan menghambat sirkulasi udara dan membebani kerja kompresor dan komponen AC lainnya.

Ada dua proses pembersihan AC.
Pertama, pembersihan kecil terhadap indoor unit yang bisa dilakukan setiap satu bulan sekali. Komponen indoor yang mudah kotor dan harus dibersihkan adalah filter dan penutup AC. Kedua, pembersihan besar yang mencakup komponen evaporator pada indoor unit dan pembersihan pada outdoor unit (bagian luar). Pembersihan besar ini cukup dilakukan tiga bulan sekali.

Pada Umumnya AC sudah dipersenjatai dengan berbagai macam teknologi untuk menyaring partikel debu mikroscopik, sekaligus membasmi jamur, bakteri dan menghilangkan bau tak sedap, Dan juga dilengkapi dengan Mode Good’sleep yang membantu menciptakan atmosfer sejuk, sehat dan teratur sesuai kebutuhan tubuh saat tidur.
Dengan melakukan perawatan rutin terhadap AC, Anda tidak hanya mempertahankan udara sejuk di dalam ruangan tapi juga memperpanjang umur AC.

Minggu, 16 Mei 2010

AC Panasonic Mampu Mendeteksi Manusia

Salah satu penyumbang pemanasan global adalah pemakaian listrik yang boros. Pemerintah telah mengimbau berkali-kali agar masyarakat melakukan gerakan penghematan listrik. Dari sisi perusahaan, salah satunya PT Panasonic Gobel Indonesia juga terus melakukan inovasi agar setiap produknya ramah lingkungan.

Karena itu, Panasonic, Kamis (11/2), meluncurkan produk air conditioner (AC) terbaru berbasis teknologi intelligent inverter dan eco patrol. "Invertor dan eco patrol merupakan teknologi yang membuat AC bekerja secara optimal, sehingga mampu menghemat listrik. Eco patrol mampu mendeteksi keberadaan manusia serta intensitas kegiatannya. Karenanya, teknologi ini secara otomatis menyesuaikan pendinginan," ujar President Director PT Panasonic Gobel Indonesia Ichiro Suganuma.


Ia menjelaskan, dengan mengaktifkan moda eco pada remote, sensornya akan bekerja dengan mendeteksi keberadaan manusia dan aktivitasnya di ruangan tersebut dalam jangkauan deteksinya. Apabila sensor tidak mendeteksi keberadaan manusia dalam suatu ruangan, maka AC langsung menyesuaikan pendinginan dengan menaikkan 2 derajat Celsius (moda eco 1). Inilah yang membuat beban kerja AC menjadi minimal dan menghemat listrik hingga 20 persen. Hebat bukan?

"Jadi, dengan AC tersebut, kita tidak perlu seterusnya menghidupkan dan mematikan unit atau mengatur suhu. Dengan begitu, AC Panasonic dapat membantu menghemat pemakaian energi sampai 60 persen," tamabh Ichiro.

Lebih jelasnya tentang produk terbaru itu, teknologi intelligent inverter dapat membuat AC mengatur sendiri rotasi kecepatan kompresor sehingga performa AC menjadi hemat biaya dan energi. Eco patrol membuat AC dapat merspons kehadiran seseorang di suatu ruangan dan tingkat aktivitasnya yang kemudian mengatur tingkat kedinginan. Lantas, ada juga e-ion air purifying system with patrol sensor yang selalu memonitor perubahan tingkat kebersihan udara dan mengaktifkan fungsi pembersih udara sehingga manusia bisa memperoleh udara yang lebih bersih dan sehat.

Senin, 11 Januari 2010

Cara Menghitung Kebutuhan AC

Cara Menghitung Kebutuhan AC

Cara sederhana untuk menghitung besarnya kapasitas
pendinginan AC (dalam satuan Btu = British Thermal Unit)
yang dibutuhkan untuk mengkondisikan suatu ruangan.


Dengan rumus:

Luas ruangan x 500 = ... Btu/hr

(P x L) x 500 = ... Btu/hr

P = Panjang ruangan

L = Lebar ruangan

500 = Standar panas dalam ruangan seluas 1 meter persegi = 500 Btu/hr.

Contoh:
Misal, ruangan yang akan dipasangi AC
berukuran 3 x 4 meter.
Untuk menghitung AC yang dibutuhkan:

(3 x 4) x 500 = 6.000 Btu/hr.

Biasanya satuan daya AC yang dikenal di pasaran adalah PK.
Untuk mengetahuinya, konversikan saja hitungan tadi ke
dalam satuan PK.

Kapasitas AC
berdasarkan PK:
AC ½ PK = ± 5.000 BTU/h
AC ¾ PK = ± 7.000 BTU/h
AC 1 PK = ± 9.000 BTU/h
AC 1½ PK = ± 12.000 BTU/h
AC 2 PK = ± 18.000 BTU/h

Yang perlu diperhatikan,
kapasitas AC yang dibutuhkan harus lebih 'tinggi' dari perhitungan diatas.
Misal hasil hitungan diperoleh kebutuhan 6.000 Btu/hr,
berarti kapasitas AC yang dibutuhkan 7.000 Btu/ hr atau setara 3/4 pk.


Perhitung diatas tadi adalah penghitungan yang sederhana.


Untuk penghitungan secara rinci, bisa menggunakan rumus:

Photobucket

(W x H x I x L x E) / 60 = ... Btu/hr

W = panjang ruang dalam feet(kaki)

H = tinggi ruang dalam feet(kaki)

I = isikan angka 10 jika ruang berinsulasi,
berada di lantai bawah, atau berhimpit dengan
ruang lain.
Isikan angka 18 jika ruang di lantai atas atau
tidak berinsulasi.

L = panjang ruang dalam feet(kaki)

E = isikan angka 16 jika
dinding terpanjang menghadap utara,
isikan angka 17 jika menghadap timur,
isikan angka 18 jika menghadap selatan, dan
isikan angka 20 jika menghadap barat.

1 Meter = 3,28 Feet

Contoh Hitungan:
● Ruang berukuran 4m x 3m atau (13 kaki x 10 kaki),
tinggi ruangan 3m (10 kaki) tidak berinsulasi,
dinding panjang menghadap ke timur.

Kebutuhan Btu/hr =
(13 x 10 x 18 x 10 x 17) / 60 = 6630 Btu/hr

● Ruang berukuran 5m x 3m atau (16 kaki x 10 kaki),
tinggi ruangan 3m (10 kaki) tidak berinsulasi,
dinding panjang menghadap ke barat.

Kebutuhan BTU =
(16 x 10 x 18 x 10 x 20) / 60 = 9.600 BTU.

● Ruang berukuran 3m x 3m atau (10kaki x 10kaki),
tinggi ruangan 3m (10 kaki) ventilasi minim,
berinsulasi, dinding menghadap utara.

Kebutuhan BTU =
(10 x 10 x 10 x 10 x 16) / 60 = 2.666,6 BTU.

Dengan penghitungan di atas semoga tidak salah dalam pemilihan kapasitas AC yang di butuhkan.




Jumat, 08 Januari 2010

Yang Sering Terjadi Pada AC

Kerusakan-kerusakan yg terjadi pada ac split adalah kebocoran freon, ini dapat ditandai dengan adanya salju pada bagian atas evaporator dan pipa instalasi yg berukuran 1/4 yg menyambung kebagian outdoor unit.
selain kebocoran freon masih ada lagi kerusakan-kerusakan yg lainnya.
mengapa ac split tidak mau dingin???.


1. cek pd remote control, apa posisi operation mode berada pd posisi cool? bila tidak pd posisi cool, pindahkan pd posisi cool.

2. cek pd remote control, apa posisi pengaturan suhu terlalu tinggi? bila terlalu tinggi, turunkan pada suhu yg terkecil.

3. cek outdoor unit, apakah dapat power supply dari indoor unit? anda bisa lihat, apa fan motor outdoor unit berputar atau tidak?bila tidak berputar berarti belum mendapatkan aliran listrik dari indoor unit.

4. cek pd outdoor unit, apa pipa ac yg berukuran kecil mengeluarkan salju/es? jika mengeluarkan salju/es berarti unit ac ada kebocoran freon.cari kebocoran, perbaiki dan isi freon kembali.

5. cek pd outdoor unit, ukur tekanan freon dengan manifold dan ukur amper compressor.
nilai amper compressor yg normal dapat anda lihat pada tabel spesifikasi disisi indoor unit.
tekanan freon yg normal, jika tidak terjadi kebocoran freon pd unit ac, adalah 75 psi (jika compressor dapat beroperasi) namun jika compressor tidak dapat beroperasi tekanan freon bila di ukur dengan manifold adalah 150 psi.
jika fan motor outdoor beroperasi, tetapi compressor tdk dapat start berarti ada kerusakan pada bagian compressor sbb:

-mekanik pd compressor rusak, ini dapat menyebabkan compressor macet/tidak dapat beroperasi.

- overload pd compressor rusak.

- running capasitor rusak.

- kabel-kabel yg menuju ke compressor terputus/terbakar.

- gulungan dinamo pd motor compressor sudah tidak bagus.ini dapat ditandai dengan amper yg begitu tinggi/diatas batas normal.

6. ac split mati total???

solusinya adalah:
yg harus anda periksa pertama kali adalah, mcb yg berada pada box pembagian listrik.

-periksa apa ada mcb yg khusus buat power supply ac turun? bila ada yg turun segera naikan kembali.

-periksa sikring yg ada pada steker dan komponen pcb ac anda, bila putus ganti dengan sikring yg baru.

-periksa juga trafo power supply yg berada pada komponen pcb, apakah berfungsi dengan baik.

bila mcb untuk power ac sudah dinaikan, sikring pada steker dan sikring yg ada pada komponen pcb sudah diganti dengan sikring yg baru.
lalu ac split kembali dioperasikan, tetapi tidak lama kemudian mcb turun lagi berarti:
ada korsleting pada ac split anda, biasanya yg korsleting ada pada bagian outdoor unit, yaitu compressor sudah contact body.
atau mcb yg anda gunakan untuk power supply ac split anda terlalu kecil nilai ampernya.

7. sewaktu ac split dioperasikan, lampu timer (biasanya berwarna kuning) pada indoor unit berkedip-kedip, ini menandakan thermis yg ada pada komponen pcb rusak.
solusinya adalah:
ganti thermis dengan yg baru(thermis penempatannya ada dievaporator yg kabelnya berwarna hitam yg dihubungkan ke komponen pcb)

8. ketika ac split dioperasikan dengan remote control, ac tidak mau start, tetapi bila bila dioperasikan dengan menekan tombol manual yg berada pada indoor unit, ac split mau start.
solusinya adalah:
cek sensor yg berada pada bagian komponen pcb, mungkin terkena air.
keringkan sensor dengan cara mengelapnya, periksa juga battery pada remote control mungkin sudah lemah.
cek juga remote controlnya mungkin rusak karena terjatuh.

9. ketika ac split dioperasikan, fan motor pada indoor berputar kencang lalu berhenti tidak beroperasi sama sekali.
kerusakan ada pada fan motor indoor, ganti fan motor indoor dengan yg baru.

10. ketika ac split dioperasikan, 15 menit kemudian air menetes dari bawah sisi indoor unit.(ac split dalam kondisi normal/dingin)
talang air/selang pembuangan air pada indoor unit sudah penuh dengan lumut, cuci ac dengan mesin steam.
pada ac split yg menggunakan evaporator leter L, berarti mempunyai dua talang air yaitu diatas yg menyatu pada body indoor unit dan satunya berada dibawah yg bisa anda lepaskan dari indoor unit.
bila talang air yg dibagian bawah sudah dibersihkan tetapi yg atas tidak dibersihkan kebocoran air masih saja tetap terjadi.
cek juga selang pembuangan (drain) apakah tersumbat.

11. ketika ac split dioperasikan, compressor pada outdoor unit mengalami overload/compressor tidak bekerja karena panasnya melebihi dari 150 derajat.
solusinya adalah:

-cek amper compressor dengan tang amper
-periksa overload apakah masih berfungsi dengan baik.
-periksa oli yg ada pada compressor, bila kurang oli tambahkan dengan oli compressor.
-ganti strainer dan pipa kapilernya yg mungkin sudah tersumbat.
-bersihkan outdoor unit apabila condenser tertutup oleh debu/kotoran.
-buka plat pembatas ruangan compressor, agar panas compressor dapat dibuang oleh fan motor outdoor unit.

12. ketika ac split dioperasikan dan sewaktu indoor unit mensupply listrik kebagian outdoor unit, compressor berbunyi kencang dan ac split tidak mengeluarkan dingin.
solusinya adalah:

-cek running capasitor, bila rusak ganti dengan yg baru.
-bila running capasitor dalam kondisi baik, berarti compressor mengalami kemacetan pada mekanik compressornya dan anda harus mengganti compressor dengan yg baru apabila cara dibawah ini tidak berhasil memutar mekanik compressor.

tips mengatasi compressor macet

-pergunakan starting capasitor atau perbesar nilai micro pada running capasitor.
-balik putaran arah compressor dengan memindahkan kabel power yg berada pada running capasitor keposisi kaki running capasitor yg disebelahnya dan coba dlm beberapa detik, setelah itu kembalikan pada posisi semula.
-masukan tekanan freon pada pipa hisap/suction ketika compressor mulai start.
-pukul dengan martil pada bagian mekanik compressor.
-naikkan tegangan listrik untuk mencoba memutar mekanik compressor.



Pemilihan AC Secara Bijak (2)

Waktu kita ingin membeli AC untuk melengkapi rumah, kita sering bingung dalam menentukan AC merk apa dan berapa PK yang ingin kita beli. Untuk membantu para pembaca, kami memberikan tips praktis sebagai bahan untuk memutuskan.
Berapa PK AC yang akan kita beli??

Sebenarnya kemampuan mendinginkan ruangan bukan ditentukan oleh ”berapa PK” nya itu sendiri. Karena cooling capacity dari AC di pasaran sering ditunjukkan dengan satuan btu/h. Sedangkan satuan PK awalnya adalah untuk menunjukkan berapa energi yang diserap oleh kompressor dalam bekerja. Namun dalam perkembangannya PK sering dijadikan ”ukuran” besarnya AC itu sendiri, hal yang tidak sepenuhnya salah tapi tidak benar benar tepat.

Misal:
AC 1 PK merk XXX mempunyai kapasitas 9.000 btu/h dan power consumption 1000 watt(4,5Amp)

Kalau kita lihat data di atas, penamaan 1 PK sebenarnya tidak tepat, karena menurut konversi unit satuan 1 PK = 2.544 btu/h = 746 watt.
Penamaan 1 PK hanyalah sekedar penamaan yang diambil dari besarnya motor yang dipakai untuk menggerakkan kompressor pada AC.

Di pasaran, kita akan menemukan data kapasitas AC rata rata sebagai berikut:
½ PK » 5000 btu/h
¾ PK» 7000 btu/h
1 PK » 9000 btu/h
2 PK » 18.000 btu/h
3 PK » 24.000 btu/h


Merk apa yang akan kita beli ?

Di dalam menentukan merk, kita jangan tergiur oleh murahnya harga beli. Sebab di pasaran kita akan menemukan AC ½ PK merk tertentu yang konsumsi dayanya hanya 320 Watt (memakai teknologi INVERTER), sementara AC ½ PK merk lain konsumsi dayanya 600Watt.
Sudah tentu AC ½ PK yang pertama yang konsumsinya hanya 320 Watt harga belinya lebih mahal dibanding yang kedua. Namun kalau kita mau menghitung selisih harga dengan biaya listrik yang dibutuhkaan, kita akan berpikir ulang untuk memilihnya.

Contoh riil di pasaran:
AC ½ PK merk A konsumsi dayanya 355Watt dengan harga beli Rp.3.500.000,-
AC ½ PK merk B konsumsi dayanya 600Watt dengan harga beli Rp.3.000.000,-
Dua duanya mempunyai kapasitas yang sama yaitu 5000btu/h

Kalau kita hanya melihat harga tentu kita akan memilih AC B yang harganya lebih murah.

Namun kalau kita mau sedikit berhitung, selisih konsumsi daya 600W-320W = 280 Watt harus kita bayar lebih mahal setiap bulannya.
Kalau kita asumsikan sehari AC dihidupkan 10 jam dan harga per kWh PLN = Rp 500,- maka per harinya kita sudah membayar 0,280kWh x 10 jam x Rp 500,- = Rp.1.400,- lebih mahal.

Dengan demikian dalam sebulannya kita membayar 30xRp.1.400,- = Rp. 42.000,- jumlah yang cukup fantastik bukan....??

Artinya, selisih harga Rp.500.000,- itu akan kembali dalam waktu 12 bulan.

Semoga berikutnya anda tidak bingung lagi dalam memilih AC untuk menyamankan ruangan anda, dengan pertimbangan rupiah yang benar.




Pemasangan Unit AC

Mengenai lokasi dan situasi tempat pemasangan:

* Tempat aliran udara (indoor/outdoor) harus bebas tidak ada hambatan untuk sirkulasi udaranya.
* Tempat untuk pemeliharaan & service harus mudah dijangkau agar pada waktu maintenance lebih mudah.
* Tempat memasang unit rata dan kerataan bisa diukur menggunakan waterphas.
* Halangan atau gangguan sirkulasi udara (in/outdoor).
Jarak pemasangan outdoor minimal 20 cm untuk bagian sisi kiri dan belakang, minimal 30 cm sisi kanannya. Dan 70 cm untuk sisi depan unit outdoor. Untuk indoor jarak pemasangan diindor minimal 10cm sisi atas, kiri dan kanan.
* Gangguan lain terhadap pembuangan udara. Untuk indoor tidak boleh berdekatan dengan sumber panas dan dengan pintu keluar masuk.Dan oudoor tidak boleh ada benda apapun yang dapat menghalangi radiasi panas dari kondensor.
* Getaran bisa dikurangi dengan menggunakan karet mounting yang biasanya sudah tersedia pada unitnya dan diupayakan untuk memasang ditempat yang dapat meminimalkan bunyi berisik dan getaran dan yang tidak mengganggu ketenangan tetangga.
* Penampilan setelah pemasangan harusnya mengikuti ketentuan estetika interior dan eksterior ruangan.



Jaringan kelistrikan:

* Ukuran kabel (tata letak peng-kabel-an) memakai ukuran kabel 1,5 mm, 2.5 mm, 4 mm dsb.
* Tegangan dan frekuensi, tegangan normal 220 V dan frequensinya 50 Hz atau 60Hz untuk daerah tertentu.
* Kekuatan hubungan pengkabelan.
* Komponen/sarana pengaman (sistem grounding dan MCB) grounding fungsinya untuk membuang kebocoran arus yang terjadi dan MCB (Miniature Circuit Breaker) fungsinya untuk pemutus arus diukur dengan Ampere.
* Kapasitas saklar dan fuse/sikring dianjurkan memakai stop kontak kaki tiga, dengan kwalitas yang baik.
* Tegangan drop atau turun naik saat starting, tegangan drop bisa dinaikkan dengan memakai stabiliser.
* Jaringan listrik khusus untuk pemasangan unit dan outlet-nya.



Pengerjaan hubungan pemipaan indoor dan outdoor unit:

* Ukuran pipa (diameter) harus sesuai dengan standar unit AC
contoh untuk AC 1/5 sampai 1 PK memakai pipa 3/8" dan 1/4"
untuk AC 1 1/5 dan 2 Pk memakai pipa 1/2" dan 1/4".
* Pekerjaan sistem isolasi (heat insulation) dengan menggunakan armaflek atau isolasi pembungkus pipa.
* Getaran saat unit di jalankan pada outdoor menggunakan karet mounting.
* Appearance/penampilan
* Jumlah freon (tambah atau buang karena ada perubahan panjang pipa) dichek dengan menggunakan manifold dan pengukur ampere.
* Periksa kebocoran gas dengan memakai leak detector atau busa sabun.
* Pengaturan/instalasi oil trap harus dibuat setiap 5-7 meter dengan ketentuan posisi outdoor diatas dan indoor dibawah ataupun sebaliknya.
* Gangguan terhadap jalur pemasangan pipa.


Pengerjaan sistem ducting (jika diperlukan)

" Ukuran pipa (diameter)
" Pekerjaan sistem isolasi (heat insulation)
" Getaran saat unit di jalankan
" Suara dari sitem ducting yang di buat
" Penampilan


Pengerjaan sitem pembuangan air (drainase)

" Hubungan part/bagian sealing (anti bocor).
" Pekerjaan sistem isolasi (heat insulation).
" Pengaturan jarak ujung saluran drainage dengan tempat pembuangan akhir (terutama saat musim hujan).
" Meyakinkan, lancarnya air keluar dari evaporator (tuangkan segelas atau lebih air ke area evaporator).
" Pemasangan pipa drainase harus menghadap kebawah.
" Periksa sistem pembuangan jika terkena air hujan atau tetesan air lainnya.
" Penampilan.


Hal-hal lain:

" Akurasi proses air purging (buang angin) dengan memakai vaccum air.
" Pembukaan service valve dan pengecekan tekanan freon , suction atau tekanan rendah 60-80 psi dan discharge/ tekanan tinggi 250-350 psi dan disesuaikan dengan pengukuran ampere.
" Pengukuran Ampere disesuaikan dengan yang tertera pada pamflet unit dan disesuaikan dengan tekanan freon.
" Cara pengoperasian AC yang baik dan benar bisa dibaca pada buku petunjuk pemakaian.
" Pengukuran temperature udara antara intake atau udara yang tersedot unit indoor dan discharge suhu atau yang keluar perbedaannya lebih dari 8 derajat celcius.



Pemilihan AC Sejara Bijak

Menjadikan ruangan sejuk dan bersih di setiap waktu merupakan impian setiap orang. AC jadi pilihan. Unsur ramah lingkungan layak dikedepankan, sebagai pentimbangan memilih AC. Mengingat kecintaan kita akan bumi.

Bumi semakin panas, semua orang sudah tahu, bahkan merasakannya. Isu Global Warming atau pemanasan global jadi pengetahuan umum warga Indonesia. Banyak cara yang bisa dilakukan agar bumi tidak bertambah panas. Salah satunya dengan pemilihan alat rumah tangga secara bijak.

Dari sekian banyak alat rumah tangga, pendingin udara atau Air Conditioner (AC) menempati urutan pertama dalam konsumsi energi listrik terbesar. Tidaklah mengherankan karena AC beroperasi sepanjang waktu, tanpa henti. Untuk itu, pemilihan bijak untuk AC jadi langkah awal dari sekian banyak alat rumah tangga yang ada di rumah anda.

Menjadikan ruangan sejuk dan bersih merupakan tujuan kenapa banyak warga Indonesia memasang AC. Banyak produk dari beragam merk hadir dipasaran. Tidak hanya menawarkan kesejukan dan kebersihan, juga hemat akan listrik bahkan material yang ramah lingkungan. Dari sekian banyak manfaat yang ditawarkan penting bagi anda untuk teliti sebelum membeli.

AC hemat energi, banyak kita temui dibrosur di tiap toko elektronik. Namun apa sich yang dimaksud hemat energi bagi AC? Konsumsi energi listrik untuk AC paling besar dibanding yang lain, mencapai 2.147 kWh, dengan ukuran 1 ½ PK.

Namun dengan hadirnya teknologi inverter, pemakaian listrik untuk AC dapat dihemat hingga 50%. Penghematan ini membawa dua manfaat, pertama tagihan listrik rumah anda tentu berkurang. Sedang yang kedua, anda memulai langkah penghematan energi, guna menjaga bumi tidak bertambah panas.

Unsur ramah lingkungan tak kalah penting dalam pemilihan AC. Pada AC terdapat refrigeran, yang berfungsi mengambil energi (termal) dari daerah bertemperatur rendah dan dibuang ke daerah bertemperatur tinggi. Hingga menghasilkan udara dingin pada ruangan.

Banyak jenis refrigeran yang belum ramah lingkungan.
Mulailah 'Menghindari' AC dengan refrigeran 'R22', karena dapat merusak lingkungan secara berkala. Pastikan jenis refrigeran 'R410A' anda pilih untuk AC yang anda pakai. Jenis ini selain ramah lingkungan juga lebih aman bagi manusia dan tidak merusak lapisan ozon.

Udara bersih juga penting. AC dengan Air Purifier jadi solusi. Dengan menyatunya Air Purifier pada AC, ruangan tidak hanya sejuk, namun juga bersih. Bagi anda yang peduli akan kelestarian lingkungan serta membutuhkan kenyamanan dari sejuknya udara ruangan, pilihlah AC dengan teliti. Apa yang anda pilih menentukan masa depan. Jadi selamat memilih?

Kamis, 07 Januari 2010

Menghemat Penggunaan Listrik

Air Conditioner (AC) adalah salah satu perabot elektronik yang membutuhkan daya besar. Oleh karena itu, harus diperhatikan penggunaannya.

Menggunakan AC sudah merupakan hal lumrah. Apalagi di daerah tropis yang cenderung berhawa panas. Di rumah maupun kantor, AC merupakan sarana andalan untuk mengusir udara panas.

Dewasa ini, orang cenderung menggunakan AC secara berlebihan. Padahal AC termasuk perabot elektronik berdaya listrik besar. Akibatnya, penggunaan listrik di rumah pun bisa membengkak karenanya.

Mulai sekarang kontrollah penggunaan AC di rumah. Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut, untuk mengontrol penggunaan daya listrik pada AC.

1. Jika ingin membeli AC, pilihlah produk AC yang hemat energi.
2. Sesuaikan kapasitas AC dengan luas dan volume ruangan.
3. Matikan AC jika ruangan sedang tidak digunakan. Jika ruangan tidak akan dipakai dalam jangka waktu lama, cabut AC dari stop kontaknya.
4. Gunakan timer untuk membuat AC otomatis mati, ketika ruangan sudah cukup dingin.
5. Atur suhu dari AC sesuai kebutuhan. Misalnya pada suhu 23-25 derajat celcius. Tidak perlu mengatur suhu ruangan pada level terendah (16° C). Selain tidak baik untuk kesehatan, suhu terlalu rendah juga membuat AC bekerja terlalu keras. Akhirnya daya listrik yang dibutuhkan juga besar.
6. Lakukan perawatan AC secara berkala dan teratur. Perawatan yang baik akan menjaga AC tetap dingin. Anda bisa menghemat 20% pemakaian listrik, dengan memberikan perawatan yang baik untuk AC di rumah Anda.
7. Jaga suhu ruangan agar tidak terlalu panas. Usahakan tidak terlalu banyak sinar matahari yang masuk. Pada dasarnya, AC bekerja dengan menyerap panas ruangan. Jika udara panas berlebih, otomatis AC bekerja lebih keras.